Econiq.id vs Compas

Compas analyze e-commerce sales. Econiq tangkap sinyal demand SEBELUM penjualan terjadi.

Compas

Kelebihan
  • Data agregat penjualan e-commerce (Tokopedia, Shopee, Lazada)
  • Dashboard market share per kategori
  • Cocok untuk brand owner consumer goods nasional
Kekurangan
  • Fokus ke transaksi yang SUDAH terjadi — tidak tangkap minat beli mentah
  • Harga enterprise (~Rp 10jt+/bulan)
  • Tidak ada layer sosmed (Threads, FB) untuk demand granular

Econiq.id

Kelebihan
  • Tangkap demand REAL-TIME dari Threads, Facebook, Kompasiana sebelum jadi transaksi
  • Action layer langsung — klik Balas/DM dari dashboard
  • Tier UMKM-friendly mulai Rp 500rb/bulan
  • Multi-layer: macro news + gov SP2KP + micro demand
📊 662 sinyal demand baru dalam 24 jam terakhir

Contoh Use Case Nyata

Anda produsen telur ayam di Bandung dengan stok 500 krat. Compas akan kasih tahu Anda berapa krat telur terjual di Tokopedia bulan lalu. Econiq akan kasih tahu Anda akun mana yang baru-baru ini tweet 'cari supplier telur 1kg' di Bandung — lengkap dengan link DM.

Putusan kami: Compas tepat untuk brand owner besar yang sudah jualan online massif. Econiq tepat untuk produsen UMKM yang ingin TAHU SIAPA YANG BUTUH SEKARANG di area mana, lalu langsung approach.

Coba sendiri dengan akun gratis

1 menit signup. Akses Peluang Hari Ini, Demand Pulse 34 provinsi, Stress Index real-time.

Daftar Gratis →

Banding tools lain

← Kembali ke daftar perbandingan